Tentang Sistem Pakar, Kelebihan dan
Kelemahan
1. Pengertian
Sistem Pakar
Sistem
pakar adalah suatu cabang kecerdasan buatan yang menggunakan
pengetahuan-pengetahuan khusus yang dimiliki oleh seorang ahli untuk
menyelesaikan suatu masalah tertentu. Sistem pakar biasanya hasil dari
pemikiran seorang ahli yang diimpelentasikan kedalam komputer sehingga
Mansyarakat awam dapat memanfaatkan keahlian di dalam bidang tertentu tanpa
kehadiran langsung seorang pakar. Munculnya sistem pakar sangat membantu proses
kerja dalam penyelesaian suatu masalah tertentu, contohnya adalah penggunaan
sistem pakar dalam bidang medis.
2. Keuntungan
adanya sistem pakar
a.
Mampu Menyimpan pengetahuan dan keahlian
para pakar.
Dalam hal
ini sistem pakar bekerja untuk menyimpan pengetahuan seorang ahli sehingga
mampu memberikan hasil.
b.
Sistem pakar dapat digunakan kapan saja.
Hal ini
berkaitan bahwa sistem pakar tidak terhalang oleh waktu dan tempat, dapat
digunakan kapan saja tanpa adanya ahli pakar.
c.
Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar.
Sistem pakar
dapat digunakan dalam waktu yang lama dan dapat dilestarikan, tidak mengalami
kematian dan tetap dapat dijalankan biarpun ahli pakarnya sudah tiada.
d.
Memberikan respons (jawaban) yang cepat.
Dapat
memberikan jawaban atas masalah yang telah ada dengan cepat, karena diproses
oleh mesin komputer yang dapat bekerja secara optimal.
3. Kelemahan
Sistem pakar
a.
Masalah dalam mendapatkan pengetahuan di mana
pengetahuan tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah karena kadangkala pakar
dari masalah yang kita buat tidak ada, dan kalaupun ada kadang pendekatan yang
dimiliki oleh pakar berbeda-beda.
b.
Untuk membuat suatu system pakar yang benar-benar
berkualitas tinggi sangatlah sulit dan memerlukan biaya yang sangat besar untuk
pengembangan dan pemeliharaanya.
c.
System pakar tidaklah 100% menguntungkan, walaupun
seorang tetap tidak sempurna atau tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu
diuji ulang secara teliti sebelum digunakan. Sehingga dalam hal ini peran
manusian tetap merupakan factor yang dominan.
No comments:
Post a Comment