Saturday, June 4, 2016

Cerita Tentang Motivasi Hidup

Do’a dan sujud ku

Kemewahan dunia telah membawa ku kedalam masa lalu yang suram. Hidup ku dulu penuh kesenangan dan kesombongan hingga membuat aku lupa dan lalai pada sang pencipta.  Karir dan masa depan pun tak pernah kupikirkan sedikitpun, yang aku tahu pada saat itu hanyalah kesenangan bersama teman – teman .  Waktu pun mengubah semuanya menjadi cepat, dulu aku yang hanya seorang pecundang yang menghabiskan kekayaan orang tua kini aku telah  menjadi sosok dewasa yang harus dituntut untuk berpikir dan harus berjuang menggantikan orang tua bekerja. Banyak bekal ilmu yang telah orang tua ajarkan tapi semua itu hanya aku abaikan dan aku pandang sebelah mata. Dan kini mulailah aku merasakan begitu pentingnya dukungan dan motivasi itu yang membuat aku menyesal di ujung hidup ku ini.
Pagi yang cerah ini aku mengawali dan ingin merubah hidup ku menjadi lebih baik. Rasa malas dan tidak tahu diri kini ingin kulenyapkan seketika. Hari ini aku ingin bergegas untuk mencari sebuah pekerjaan demi membantu orang tua mencari uang. Ayah yang sibuk bekerja menjadi Guru Sd dan ibuku yang kesehariannya mengurus rumah tangga membuat semangat mimpi ku, mimpi kesuksesan yang telah lama membeku akan ku buktikan dan kukejar.
“Pak pagi ini Aku ingin melamar disebuah perusahaan jasa, do’akan anak mu ini bisa diterima ya pak bu..” pamit ku. “ Ya nak, Do’a ibu selalu mengiringi langkah mu  nak,“ ucap ibu...
          Jam pun terus berputar hingga waktu menjadi gelap, dan mungkin ini memang belum rizki ku, aku kini belum bisa diterima bekerja dan harus tetap semangat mencari lowongan pekerjaan. “ Pak Bu, maafkan aku, kini aku belum bisa bekerja seperti yang bapak dan ibu inginkan, posisi ku ternyata telah terisi dengan orang yang jauh lebih hebat pak, mungkin ini hukuman atas kenakalan ku selama ini”.. cerita ku. “ Ya sudahlah nak, semua memang butuh pengorbanan, besok kalau ada pekerjaan pasti akan berpihak kepadamu, yang terpenting selalu berusaha dan berdo’a”.. nasehat bapak kepadaku...
          Keesokan harinya aku tetap melangkahkan kaki ku untuk terus mencari pekerjaan untuk membantu keluarga, Do’a orang tua ku selalu membuat semangat hidup ku untuk bekerja dan bekerja. Hampir setengah hari aku mencari perusahaan yang membutuhkan karyawan akan tetapi tidak ada satupun yang mau menerima tenaga ku untuk bekerja. Sesampai di perempatan Toko, aku berhenti dan masuk, mungkin tempat ku untuk mengawali karir ku memang dari sini, tanpa aku hiraukan dan aku pikirkan lagi aku akhirnya bisa bekerja di toko baju itu. Sekarang ini yang aku butuhkan adalah pekerjaan yang halal yang mampu membantu perekonomian keluarga, tidak ada masalah aku bekerja sebagai pelayan toko, seberapun hasilnya yang terpenting aku bisa bersyukur dan nanti semuanya akan terasa lebih nikmat dan berguna.
          Perjalanan karir ku berawal dari itu semua, kesabaran dan ketlatenan membuat aku mampu bertahan hingga satu tahun ini. Tidak terasa waktu yang begitu cepat telah membuat ku menjadi seorang manusia yang lebih baik dan berarti. Kini aku lebih mengerti ternyata hidup itu tidak hanya tergantung dengan uang, kebahagiaan yang sesunggunya adalah dimana kita bisa bersyukur atas nikmat dari sang pencipta.
          Pekerjaan yang berawal dari pelayan toko kini aku dipercayai menjadi seorang manager di berbagai cabang toko . Ternyata semua perjuangan keras ku kini telah membawa sebuah hasil dan benih benih kebahagiaan. Memang benar selagi manusia mau berusaha maka hidupnya akan mampu berubah. Rasa syukur yang tiada henti selalu keluar dari ku atas nikmat yang aku dapat. Lewat Do’a dan sujud ku kini mampu membuat aku seperti ini dan semuanya juga tidak lepas dari dukungan orang tua.. Tuhan terima kasih atas semua ini, ternyata anugerah mu begitu besar untuk ku dan terima kasih Engkau telah minitipkan ku kepada orang tua yang selalu mendorong semangat ku, tanpa mereka juga hidup ku tidak akan seindah sekarang ini.....
Oh thanks you my GOD,........










No comments:

Post a Comment