Thursday, March 16, 2017

Tentang Open Source, Kelebihan, Kekeurangan Dan Software nya



TENTANG PENGERTIAN OPEN SOURCE,
KELEBIHAN, KEKURANGAN DAN SOFTWARE OPEN SOURCE






BAB I
PENDAHULUAN

Ada dua Macam sistem operasi, Open source dan Closed Source, Open Source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan open source, meskipun tersedia kode programnya.
Open source merupakan salah satu syarat free software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Contoh free software adalah Linux. Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source).
Berbeda sekali dengan Close Source yang sangat tertutup. Sehingga orang lain tidak akan bisa mengetahui dengan apa program tersebut dibuat dan bagaimana jika terjadi kesalahan pada software tersebut. Sehingga jika terdapat kesalahan program orang tersebut harus menghubungi pihak yang bersangkutan dengan pembuatan software tersebut dan hal ini jelas-jelas memakan waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit. Contoh Close Source adalah Windows.
Kebanyakan orang beranggapan bahwa tidak ada salahnya jika ide maupun hasil pengolahannya dapat diberikan dan disebarluaskan kepada siaa saja yang membutuhkan secara gratis. Berbeda halnya dengan close source yang penyebarannya tidak dilakukan secara gratis seperti halnya yang dilakukan oleh open source itu sendiri yang dimana merupakan sedikit perbedaan dengan closed source.



BAB II
PEMBAHASAN


1.      Sejarah Open Source

Open source merupakan salah satu syarat free software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Contoh free software adalah Linux. Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source). www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi open source.
Mulai tahun 1994-1995, server-server di ITB mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server. Tetapi kemudian para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain
Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru dipopulerkan tahun 1998. Namun, sejarah peranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, and MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an. Awalnya tumbuh dari suatu komunitas pemrogram yang berjumlah kecil namun sangat erat dimana mereka biasa bertukar kode program, dan tiap orang bisa memodifikasi program yang dibuat orang lain sesuai dengan kepentingannya. Hasil modifikasinya juga mereka sebarkan ke komunitas tersebut.
Perkembangan di atas antara lain dipelopori oleh Richard Stallman dan kawan-kawannya yang mengembangkan banyak aplikasi di komputer DEC PDP-10. Awal tahun 1980-an komunitas hacker di MIT dan universitas-universitas lain tersebut bubar karena DEC menghentikan PDP-10. Akibatnya banyak aplikasi yang dikembangkan di PDP-10 menjadi banyak yang kadaluarsa. Pengganti PDP-10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi sendiri, dan tidak ada satupun piranti lunak bebas. Pengguna harus menanda-tangani nondisclosure agreement untuk bisa mendapatkan aplikasi yang bisa dijalankan di sistem-sistem operasi ini.

2.      Pengertian Open Source

Open source adalah perangkat lunak dimana kode program terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar dapat dipelajari, diubah atau dikembangkan lebih lanjut dan disebar luaskan. Jika ada pembuat perangkat lunak yang tidak mengizinkan kode programnya diubah atau dimodifikasi, maka bukanlah disebut sebagai open source walaupun kode program dari perangkat lunak tersebut tersedia.

Open source (kode program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.Sistem operasi open source dinggap menguntungkan, khususnya oleh para pengguna open source.

3.      Keuntungan Open Source

a.      Banyak tenaga (SDM) yang berperan mengerjakan proyek
b.      Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
c.      Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
d.      Lebih aman
e.      Hemat biaya
f.      Tidak mengulangi development
g.      Kode sumber program terbuka, isinya dapat dilihat, dipelajari,   dimodifikasi
h.      Aplikasi dapat digandakan


4.      Kekurangan Open Source

a.      Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
b.      Tidak adanya proteksi terhadap HAKI
c.      Kompabilitas hardware tidak terjamin (terutama pada sistem operasi)
d.      Interface terkadang tidak user friendly
e.      Masih terus dalam pengembangan dan penyempurnaan Bottom of Form

5.      Contoh Software Open Source
a.      Linux, merupakan software sistem operasi yang gratis dan sangat populer.
b.     XAMPP, merupakan paket software yang berguna untuk simulasi dan pengembangan web, termasuk juga di dalamnya Apache dan MySQL (database).
c.      Mozilla Firefox, merupakan software yang berguna untuk menjelajahi halaman web di internet.
d.     OpenOffice, merupakan paket software perkantoran yang berguna untuk mengolah kata, tabel dan database.
e.      osCommerce, merupakan software aplikasi web yang digunakan untuk toko online.
f.      ClamAV & ClamWin, merupakan software antivirus.
g.     Audacity, merupakan software perekam sekaligus pengolah audio.
h.     GIMP, merupakan software pengolah foto dan juga gambar digital.
i.       VideoLAN, merupakan software pemutar file multimedia.
j.       Blender, merupakan program untuk pembuatan model 3 (tiga) dimensi, misalnya seperti animasi dan game.
k.     Filezilla, merupakan softwere jaringan yang berfungsi untuk transfer file via protokol FTP pada jaringan komputer atau jaringan internet.
l.       Mplayer, merupakan ssoftware pemutar musik yang berbasis open source.


KESIMPULAN

Pada dasarnya pada open source memerlukan adanya suatu lisensi. Open source software biasanya akan mudah menjadi serangan dalam hal paten, karena hanya sedikit perusahaan source-based yang mempunyai kemampuan keuangan untuk melindungi diri terhadap serangan hak paten dalam penuntutan perkara. Selain itu juga, mungkin saja untuk mengakali patent dan menciptakan suatu alternatif pateny yang free.

1.     Open source merupakan suatu istilah untuk perngkat yang memberikan kebbebasan kode programnya untuk dilihat, diketahui sistem kerjanya dan dimodifikasi oleh orang lain.
2.     Lisensi memiliki hak cipta tetapi lisensi ada juga yang memberikan free trial biasanya 30 hari, ada juga yang memberi free  tetapi tidak dapat dikembangkan.
3.     Sistem keamanan open source masih memiliki kelemahan sehingga tidak terlepas dari serangan hacker.

DAFTAR PUSTAKA






No comments:

Post a Comment